Sunday, September 20, 2009

Bukti Bahwa 6 KB/s Terlalu Pelan

Seperti yang sudah dibahas di beberapa artikel sebelumnya, bahwa internet dengan 6 KB/s kurang lebih sama dengan pergi ke kota tetangga dengan kecepatan 1,2 mph. Jarak 60 KM saja menjadi 90 jam lebih untuk sampai. Padahal dengan semakin dekatnya mendaratkan manusia ke Mars, jarak 60 KM ini hanyalah super dekat dan kecil.

Berikut ini adalah bukti bahwa 6 KB/s terlalu pelan:

1. Download Virus Def Mcafee SDAT tiap hari membutuhkan waktu 110 MB / 6 KB/s = 110 x 1024 / 6 s = 18773 s = 5,2 JAM!

2. Ketika anda sedang mendownload, anda tidak bisa login YM.

3. Ketika anda sedang mendownload, anda tidak bisa komentar di Facebook. Komentar pada umumnya hanyalah text. Text kecil beberapa byte saja tidak bisa!

4. Video di Youtube putus-putus. Tidak perlu nyambi apapun. Just open Youtube pasti putus2.

5. Ping kacau balau lambat + banyak RTO ketika anda membuka web atau mendownload.

6. Comodo Antivirus live update berjam-jam tidak pernah selesai. Terpaksa masukin cmdagent.exe ke blocked karena walaupun dibiarkan berjam-jam update juga tidak selesai. Ketika sedang mengupdate internet pasti tidak bisa diapa-apain.

7. Anda tidak bisa membuka Facebook sambil buka web lain / sambil download.

8. Anda tidak bisa posting blog sederhana sampai mendownload. Padahal posting = upload, download = download.

9. Hampir semua hal tidak bisa anda lakukan jika download manager anda sedang menyala.

Sembilan hal diatas tidak akan muncul jika internet dengan kecepatan HSDPA bohongan 125 KB/s. Bahkan 3G bohongan 25 KB/s juga sudah menghilangkan semua masalah diatas. Disebut bohongan karena bandwidth nyata yang didapatkan 100% jauh dari stiker yang ada di applikasi modem anda.

Saran saya sih, buatlah 3G beneran 384 kbps untuk orang normal dengan tarif seratus ribuan. Kemudian HSDPA beneran 7,2 mpbs dengan harga mungkin 800 ribuan. HSDPA 3,6 mbps dengan harga 400 ribu. Ataupun sejenisnya. Lupakan quota karena ini saya berbicara speed setelah quota habis.

Sejujurnya internet sama dengan pisau. Internet maupun pisau hanyalah sebuah alat. Anda mau menggunakan pisau untuk membunuh orang atau menyelamatkan nyawa orang itu sih terserah anda. Yang lucu adalah sampai dibuat undang-undang karena pisau bisa membunuh orang maka dilarang berjualan pisau. Atau pisaunya dibuat sedemikian sehingga tidak bisa membunuh orang (dan tentu saja tidak bisa mengiris apapun).

Dengan internet anda mau belajar menambah ilmu atau nonton film porno HD 1080p itu sih semua terserah anda. Jangan karena internet bisa dibuat download film porno HD 1080p semua bandwidth dijadikan 6 KB/s. Itu sih seperti anak kecil saja.

Saran saya kedua, sediakan while list atau daftar putih. Situs-situs penting yang memang penting harus tidak dibatasi kecepatannya. Situs-situs penting ini contohnya:

1. IIX. IIX hanyalah jaringan LAN biasa tapi dalam sekala Indonesia.

2. Secure Connection. SSL / TSL biasanya digunakan untuk login email / transaksi ebanking.

3. Vendor-vendor software besar seperti Adobe, Microsoft, Embarcadero.

4. Cache –> lihat pembahasan dibawah.

Saran saya terkakhir adalah gunakan Cache. Jika user mendownload file A, maka file A akan secara sementara disimpan di HDD server. Jika user lain juga ingin mendownload file A yang SHA1nya sama persis, maka user lain itu dapat mendownload dari cache. Tentu saja ada aturan agar file yang dicache benar-benar bisa mengurangi beban bandwidth sekaligus menjaga privasi user.

No comments:

Post a Comment


Powered By Bloomberg