Monday, May 25, 2009

Printer Canon Pixma IP4200 vs Epson Stylus Photo R230

Kedua printer tersebut hanya terpaut beberapa bulan. Tapi seiring waktu berjalan, Epson Stylus Photo R230 masih dijual dan Canon Pixma IP4200 sudah digantikan banyak generasi baru. Tapi saya akan mengulas artikel ini karena dua alasan. Yang pertama karena kedua printer ini pernah saya pakai. Yang kedua adalah beberapa sifat printer ini mungkin sifat generic / umum dari printer satu merek.

Kecepatan Kualitas Terbaik:

- IP4200 membutuhkan waktu 5 menit untuk cetak A4 pakai setting 9600 dpi.

- R230 membutuhkan 1/2 jam.

Saluran kertas depan:

- IP4200 akan error apabila kita mencetak tapi penutup depan belum dibuka.

- R230 tetap ngeprint sampai kertasnya jelek. Artinya kalau anda ngeprint pakai Epson jangan lupa buka penutup kertas depan.

Draf mode:

- IP4200 drafnya terlihat bagus (untuk ukuran draf). Bahkan sampai 2x Epson R230.

- R230 drafnya sangat jelek sekali.

ICM:

- IP4200 dengan menggunakan ICM Photo Paper Pro dan setting 9600 dpi dapat mencetak warna yang bagus di kertas foto lainnya.

- R230 kalau menggunakan ICM hasil cetaknya cenderung gelap.

Warna Kuning:

- Keduanya sama sama memiliki satu warna kuning walaupun keduanya memiliki beberapa warna magenta / cyan.

EOL (End of Life):

- IP4200 sudah EOL dari dulu.

- R230 masih hidup sampai sekarang.

Kalibrasi:

- IP4200 lebih tidak membutuhkan calibrasi.

- R230 sangat membutuhkan kalibrasi apalagi hasil cetak yang sangat gelap.

Cetak foto 3R (3 x 5 inchi):

- R230 tidak mampu mencetak kertas ukuran 3”. Minimal 3,5 inchi. Canon saya tidak tahu.

Tempat masuk kertas:

- Canon IP4200 lebih bagus karena tidak menggunakan 4 sudut. Kertas hanya dijaga di kiri dan kanan dan tentu saja belakang.

- Epson R230 memasukkan kertas agak susah karena menggunakan 4 sudut, yaitu kiri kanan, depan, dan belakang. Dengan adanya sedikit penjaga bagian depan, memasukkan kertas pada R230 akan membutuhkan presisi yang lebih tinggi.

Penjaga Kertas Keluar:

- Epson R230 Penahan kertas di luar sangat pendek. Hal ini membuat penahan terkesan kurang kokoh.

- IP4200 dengan 3 level penahan kertas, cukup panjang dan kokoh.

Bentuk / Casing Printer:

- IP4200 memiliki casing printer yang ngotak. Hal ini sangat bagus untuk mencegah debu masuk ke dalam printer.

- R230 masih seperti printer jaman dulu. Kalau lagi tidak digunakan tidak bisa menutup dengan sempurna, hal ini memungkinkan debu untuk masuk ke dalam printer.

Software:

- IP4200 menyediakan software di website mereka.

- R230 hanya menyediakan driver, tidak menyediakan software. Kalau CD bawaan anda hilang (namanya juga manusia), maka anda tidak akan bisa mencari software bawaan.

Driver:

- Kedua-duanya menyediakan driver yang bagus yang bahkan dapat digunakan tanpa masalah di Windows 7 (masa kalah sama scannerku Microtek V6-USL tahun 2000 yang juga bisa jalan di Windows 7).

Kekuatan Tinta:

- IP4200 dengan setting 9600 dpi tidak akan membuat kertas foto anda basah. Bahkan di Plain Paper setting ini hanya sedikit membuat kertas agak basah.

- R230 setting Super Microweave dikombinasi dengan High Speed akan membuat kertas foto selain original Epson takluk. Tips. Kalau anda ingin menggunakan Super Microweave tapi tidak ingin kertas anda jadi korban, matikan high speednya (selamat “menikmati” 30 menit ngeprint A4).

Mungkin pembaca dapat menambahkan?

No comments:

Post a Comment


Powered By Bloomberg