Tuesday, December 23, 2008

Salah Satu Faktor Kurang Majunya IT di Indonesia

Seperti yang kita semua tahu bahwa bangsa kita tercinta ini sangat ketinggalan di bidang IT. Banyak faktor penyebab akan ketertinggalan itu. Tapi satu faktor yang dibahas disini adalah adanya perbedaan harga yang cukup mencolok antara toko online di Indonesia dan toko online di luar negeri.

Berikut ini adalah perbedaan harga dari sebuah toko online di Indonesia dengan di luar negeri.
Barang Harga Indonesia Harga LN Selisih (%)
Lenovo Thinkpad SL 400 $1249 $899 39%
Lenovo Thinkpad SL 300 $1477 $999 48%
ASUS EAH4870 X2/HTDI/2G $635 $549 16%
Kingston SD/1GBFE $9 $7 28,6%
Kingston KVR667D2S5/512 $11 $9 22%
Acer Ferarri LCD 22" F22 $589 $202 192%

Jadi melihat dari beberapa pengambilan barang secara random, terlihat bahwa persentase terkecil justru dari barang yang paling tidak berguna, yaitu VGA hi end. Secara logika, apapun yang mereka jual disana bahwa mereka pasti untung.

Artinya mereka tidak mungkin kulaan harga segitu. Pasti harga kulaannya dibawah itu. Harga kulaan inilah yang seharusnya juga sama didapat di Indonesia, bahkan lebih murah. Alasan harga komputer di Indonesia seharusnya lebih murah dibanding di luar negeri:
- Sewa tempat / kantor / M^2 di Jakarta jalan utama pun masih jauh lebih rendah dibanding luar negeri.
- Gaji direktur di Indonesia tidak semahal di LN, juga gaji pegawai.
- Distributor di Indonesia pasti ambil lebih banyak dibandingkan toko-toko online tersebut. Ambil banyak tentu dapat harga lebih murah.
- Bensin 1 liter di Indo lebih murah dari Amrik, sehingga ongkos transportasi jauh lebih murah.
- Harga barang dari pusat seharusnya kalau mengambil jumlah barang yang sama banyak dapatnya sama murah.
- Ongkos kirim dari pabrik ke daerah lain di luar negeri bisa lebih mahal atau sama dengan ongkos pabrik kirim ke Indonesia. Anda mengirikan 1 kontainer dari pabrik ke toko di Washington mungkin sama murahnya dengan dari pabrik langsung kirim ke Jakarta.

Faktor yang membuat lebih mahal adalah:
- Pajak. Kalau di LN mungkin anda kena pajak di Pabrik dan Pajak di Negara bagian. Kalau kirim ke Indo kena Pajak Pabrik, Pajak Exim, dan berbagai macam pungutan liar.
- Di luar negeri banyak potongan, seperti email rebate, discount, coupun, dll. Di Indonesia ada sedikit dan jarang.

Karena faktor yang meringatkan sangat lebih mendukung dibanding yang memberatkan maka adalah WAJAR kalau barang elektronik di Indonesia lebih murah ketimbang di LN. Karena proses dari pencarian bahan baku sampai menjadi barang adalah sama. Setelah keluar dari pabrik sampai di toko, jelas Indonesia lebih unggul. Apalagi kalau perusahaan itu membuka pabrik di Indonesia, seperti Monitor LG.

Contoh bukan barang elektronik yang benar adalah makanan. Banyak makanan brand internasional yang ditulisi "only for sale in Indonesia". Mengapa? Karena harganya jauhhhhhhhhhhh lebih murah. Contoh barang tersebut adalah permen Mentos, sabun Lux, dll. Kenapa barang elektronik tidak bisa melakukan hal seperti ini?

No comments:

Post a Comment


Powered By Bloomberg