Tuesday, June 16, 2009

Worst IT Hardware Launching Ever

Hari ini saya membaca di Jawa Pos bahwa Epson meluncurkan produk tiga  printer baru. Yang menarik perhatian saya adalah printer Epson Stylus Photo T60. Printer ini merupakan penerus dari Epson Stylus Photo R290. Tertarik dengan berita ini penulis ingin mendapatkan info lebih dalam.

Salah satu keburukan website Epson adalah telah melanggar konsep halaman web, yaitu ini web. Kalau anda sering membuka situs Epson maka sedikit-sedikit anda akan disuruh mendownload dokumen. Keburukan kedua adalah tidak jelasnya penamaan produk / tidak seragamnya progduk antara Epson di Indonesia dan di negara lain. Contoh waktu saya ingin mendownload driver untuk Epson Stylus Photo R2880 di Epson Indonesia tidak ada. Bahkan infonya saja tidak tersedia. Padahal produk ini sangat terkenal di luar negeri. Merupakan printer A3 yang bagus dan berkualitas.

Kejadian dengan T60 lebih buruk dari R2880. Saya tidak dapat menemukan apapun di situs resmi Epson Indonesia, ataupun International. Lebih buruk lagi, di Google dan Bing tidak ada info sama sekali selain hal-hal yang sepeleh. Hal sepeleh maksudnya adalah tanggal sekian Epson meluncurkan printer T60 bla bla bla. Tapi yang menyangkut spesifikasi detail, seperti kecepatan, resolusi, penggunaan jenis tinta, dan detail lain tidak ada.

Hal diatas dapat saya ketegorikan peluncurkan produk terburuk! Biasanya contoh kasus printer Canon / hardware, yang tidak ada hanya review / ulasan printer atau hardware terbaru tersebut. Tapi di situs resmi telah tersedia. Minimal press release di website resmi.

Kalau detail di situs resmi aja belum ada, jangan harap anda bisa membeli di toko-toko. Ini sih lebih parah dari paper launch. Paper launch disini artinya, vendor membuat pengumuman tentang hardware baru. Kemudian vendor hanya memberikan hardware baru tersebut kepada reviewer. Ketika artikel dari reviewer terbit seperti di Tomshardware, kita tidak bisa membeli barang yang direview. Itu namanya paper launch. Kalau ini speknya aja misterius seperti mau mengoda (teaser) tapi katanya sudah diluncurkan. Parah.

No comments:

Post a Comment


Powered By Bloomberg