Thursday, December 4, 2008

Telkom Meminta Pemerintah Tidak Menambah Operator

Berikut kutipan dari detik

imagePT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengusulkan kepada pemerintah selaku regulator agar tidak menambah jumlah operator telekomunikasi di tanah air untuk menurunkan tingkat persaingan yang makin hari makin ketat.

Kenapa Telkom? Takutkah dengan perang tarif? Hmmm, dari sisi konsumen, perang tarif membuat enak konsumen. Namun pernahkah anda bayangkan, apabila perang tarif dilakukan terus menerus, siapa yang rugi? Ujung-ujungnya tetap konsumen. Mengapa?

  1. Semakin banyak “JENIS” nomor, itu akan membuat orang akan punya HP yang cukup banyak. Sebut saja, orang Surabaya rata-rata punya Starone, Flexi, Telkomsel, Indosat, XL, Fren
  2. Apabila hendak melakukan panggilan “Sesama”, bisa jadi pemanggilnya tertipu, sebut saja kasus di Mojokerto, yang awalan flexinya adal “6” dimana Starone juga memiliki awalan “6”, alhasil, ingin telpon murah malah terperosok

Kesimpulan, perang tarif is OK, tetapi, apalah gunanya jika semakin menyulitkan konsumen?

No comments:

Post a Comment


Powered By Bloomberg