Saturday, September 20, 2008

Opera 9.6 - lebih cepat, ringan, maknyuss!

Sudah beberapa lama saya menggunakan Linux, dan di Linux telah saya
tanam Opera 9.52. Hari ini saya memakai Windows (kembali) untuk
melakukan apa yang tidak bisa dilakukan di Linux (sebab appnya berbasis
Windows dan tidak bisa dijalankan di Wine). /Ndilalah/, Opera saya masih
9.01 (telat yah..). Akibat propaganda jeng ndaliyan
<http://the.sandalian.com>, ahkirnya saya memutuskan untuk mengunduh
Opera 9.6 yang masih /snapshot/ ituh. (link download di bawah, tunggu yah)

Beberapa kelebihan dari Opera 9.6 ini :

* Tampilannya /cantik manis/. secantik artis papan atas *halah*.
Iya, tampilannya cocok dengan Microsoft Windows Vista sayah, juga
pas dipadukan dengan Linux sayah.
* Kecepatan browsing bagaikan F1. Ya, Opera menjanjikan kecepatan
browsing yang cepat. Terbukti ketika membuka suatu halaman
Wikipedia yang cukup panjang hanya memakan waktu 6 detik (pada
koneksi Speedy 384Kbps). Membuka FicForLife membutuhkan 24 detik
(wow). (Syarat dan ketentuan berlaku *halah*, lihat di ujung bawaah)
* Modus benwit sedikit. Opera memberikan segala impian bagi para
pengguna dialup dan WiFi (gratisan yang biasanya rame). Mail
client nya memiliki modus benwit sedikit yang bisa meminimalisir
penggunaan benwit (dan cocok apalagi jika Anda memakai GPRS yang
dihitung per KB)

Apa lagi? Banyak fitur-fitur unggulan Opera yang sudah Anda kenal bukan,
diantaranya /Speed Dial, Opera Links, Opera Sync,/ dan masih banyak lagi
sederet fitur apik lainnya.

Link Download Opera 9.6 (OPTIMIZED khusus untuk yang dari Indo lebih
cepat) : /klik disini/
<http://mirror.publicns.net/pub/opera/win/960b1/en/Opera_960_classic_Setup.exe>

Untuk masalah Kecepatan yang bertambah : saya memakai akselerator. Jika
tanpa akselerator pada kecepatan 384 Kbps memakan waktu sekitar 8 detik
untuk satu halaman Wikipedia nonstub (cukup panjang). Untuk mengetahui
lebih lanjut tentang akselerator ituh nanti saya berikan link download
PDF artikel majalah yang saya buat tentang akselerator tersebut (nyusul)

*

No comments:

Post a Comment


Powered By Bloomberg