Sunday, March 16, 2008

Listrik Naik? Praktisi IT Berkabung?

Kenapa harus berkabung? Ya jelas aja, coba dipikir... Apa yang paling terkait dengan judul artikel ini? YAAAAAAAAAA, tarif baru PLN yang memberlakukan diskon dan denda, yang merupakan cara terselubung PLN untuk mendapatkan "Penghasilan" lebih. Lihat daftar kategori dan daftar pemakaian yang "AMAN" dari denda.
  1. R1 (450 VA) : 60 kWh
  2. R1 (900 VA) : 92 kWh
  3. R1 (1.300 VA) : 160,8 kWh
  4. R1 (2.200 VA) : 286,4 kWh
  5. R2 (2.200 - 6.600 VA) : 520 kWh
  6. R3 (> 6.600 VA) : 1.413,6 kWh
Orang / rumah tangga yang memiliki komputer, rata-rata memiliki listrik >900 VA di rumahnya. Kalau dipikir-pikir, bagaimana cara menggunakan komputer, sehingga tidak terkena denda? TIDAK MUNGKIN adalah jawabannya. Ambil contoh pada 900VA, dimana jatah tidak kena dendanya adalah 92 kWh, yang bearti sehari 3 kWh.

Dipikir pakai akal sehat sampai jungkir balik pun, tidak akan mungkin sebuah rumah tangga bisa 3kWh per hari. Tidak perlu saya jabarkan panjang-panjang cara perhitungannya. Cari saja atau googling di site lain.

BAGAIMANA INDONESIA MAU BERKEMBANG? Komputer pun butuh listrik. Anda mau berkata "BELI LAPTOP AJA". Yang berbicara seperti itu, hanyalah orang tidak berotak. Dengan daya 900VA, siapa yang mampu beli laptop? Menyekolahkan anak dan beli Minyak aja sudah setengah mati. Dimanakah wajah Indoenesia sekarang ini? Sebagai rakyat, apakah kita harus begini-begini saja dan menerima nasib seperti ini?


Minyak BBM naik, minyak tanah langka, susu mahal, sekolah mahal, listrik naik. Mau jadi apa Indonesia? Future Is Computer? IT bekembang demi kemajuan bangsa? No Way !!! Tidak ada future bagi Indonesia jika rakyat semakin menderita dengan naiknya ini itu... Apalagi di bidang IT... Kapan? Kapan? Warnet pun pasti naik tarif... Bagaimana bisa Indoensia menjadi maju dalam bidang IT?... Sudahlah... lelah berbicara terlalu banyak... Berdoa saja kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kondisi membaik bagi rakyat.


Intinya : Hidup hemat saja :D Tabahkan Hati :D

No comments:

Post a Comment


Powered By Bloomberg